MATERI MAKE
BELIVE PLAY
Make
Believe Play adalah kegiatan bermain di tahap
praoperasional yang terjadi pada anak usia sekitar 2 – 7 tahun dengan ciri-ciri
anak mampu melakukan kegiatan bermain pura-pura atau bermain khayal dan anak
mulai mengenal simbol dari benda lain secara representative. Kejadian yang
sering terjadi pada tahap ini antara lain :
a) Secara
bertahap anak mulai mengenal bahasa dengan baik dan banyak kosa kata baru yang
diperoleh pada saat bermain, atau bahkan selalu bertanya apa saja dan kepada
siapa saja tanpa menghiraukan jawabannya atau bahkan dijawab sendiri.
b) Anak
pada masa ini mempunyai keingintahuan yang luar biasa sehingga selalu
bereksplorasi di lingkungan sekitarnya.
c) Anak
pada tahap ini mulai mampu menggunakan berbagai benda di sekitarnya sebagai
simbol atau pengganti benda yang sesungguhnya dalam aktivitas bermainnya.
d) Dalam
aktivitas bermain tahap ini anak semakin mampu untuk bermain secara
konstruktif/realistis dalam arti lebih mendekati kenyataan hal ini berarti
bermain merupakan latihan berfikir dan mengarahkan anak untuk menyesuaikan diri
dengan kehidupan nyata di lingkungannya.
Kegiatan
bermain pura-pura ini memperlihatkan imajinasi anak untuk menirukan atau
memerankan perilaku orang dewasa atau orang lain dalam hal sikap, tutur kata
berdasarkan status atau perannya di masyarakat. . Make believe play
secara keseluruhan merupakan bermain pura-pura yang sangat mengandalkan aspek
kognitif dalam melakukannya. Istilah lain yang dikenal mirip dengan konsep make
believe play adalah bermain peran, bermain drama, bermain cerita,
berimajinasi.
Bermain
mempunyai manfaat dalam perkembangan anak yang meliputi beberapa aspek yang ada
dalam diri anak yaitu : 1). Perkembangan aspek fisik 2). Perkembangan aspek
motorik kasar dan halus 3). Perkembangan aspek sosial 4). Perkembangan aspek
emosi atau kepribadian 5). Perkembangan aspek kognisi 6). Mengasah ketajaman
penginderaan 7). Mengembangkan keterampilan olahraga dan menari 8). Pemanfaatan
bermain oleh guru 9). Pemanfaatan bermain sebagai media terapi 10). Pemanfaatan
bermain sebagai media intervensi.
Symbolic
atau Make Believe Play merupakan ciri periode operasional yang ditandai dengan
bermain khayal (pura-pura). Pada tahapan ini, anak sudah mulai dapat
menggunakan berbagai benda sebagai simbol atau representasi benda lain. Konsep
bermain kartu bergambar sangat bermanfaat untuk meningkatkan kosakata pada
anak, karena pada usia 2 – 7 tahun merupakan masa – masa awal pertumbuhan anak.
Allah telah menciptakan segala yang ada dimuka bumi ini untuk mendapatkan
berbagai hal, termasuk pada anak-anak. Dapat dikatakan tahapan Anak usia dini
hampir seluruh dunianya diisi oleh aktivitas bermain seperti yanh sudah
dijelaskan pada usia 2-7 tahun merupakan tahap anak untuk mengembangkan
kemampuan yang dimiliki, untuk mengembangkan kemampuan seorang anak dapat
menggunakan sebuah permainan, permainan memang terkesan terlihat seperti dunia
hiburan semata akan tetapi jika dipandang dari sisi lain manfaat dari bermain
justru dapat diarahkan sebagai media untuk mengembangkan kemampuan seorang anak.
Komentar
Posting Komentar